Aku mulai menulis di sini pada tahun 2015, awalnya hanya supaya tidak lupa.
Lupa betapa seringnya hari-hari biasa ternyata mengandung sesuatu yang
layak disimpan.
Seiring waktu, catatan-catatan kecil itu menjadi kebiasaan: satu-dua paragraf
setelah sarapan, satu halaman jurnal sebelum tidur, kadang satu tulisan utuh
ketika ada pikiran yang menolak didiamkan. Begitulah LUXURY333 tumbuh —
bukan menjadi besar, hanya menjadi lebih jujur.
Yang kutulis di sini tidak pernah jauh dari keseharian: kopi yang diseduh
terlalu penuh, buku yang kubaca berulang, jalan setapak yang sama setiap
minggu, dan percakapan-percakapan pendek yang terus kupikirkan berhari-hari
setelahnya. Kalau kamu menikmati hal-hal kecil seperti itu juga, kemungkinan
kita akan cocok.
Tidak ada yang perlu diburu di halaman ini. Silakan membaca pelan-pelan,
berhenti kapan saja, dan kembali kapan pun pintunya terbuka.
— penulis LUXURY333